PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI
Nomor:01/PBJ/Eproc/2012
Panitia Pengadaan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi untuk paket Pekerjaan Perluasan Ruangan Arsip Aktif KPPN Tanjung Redeb secara elektronik sebagai berikut:
1. Paket Pekerjaan
Nama paket pekerjaan : Perluasan Ruangan Arsip Aktif KPPN Tanjung Redeb Tahun Anggaran 2012
Lingkup pekerjaan : Pelaksanaan Rehabilitasi gedung milik Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tanjung Redeb sebagaimana tercantum dalam spesifikasi teknis dan Gambar Rencana .
Nilai total HPS : Rp 672.333.000,- (Enam ratus tujuh puluh dua juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu rupiah)
Sumber pendanaan : DIPA Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tanjung Redeb Tahun Anggaran 2012
2. Persyaratan Peserta
Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia barang/jasa yang teregistrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan memenuhi persyaratan yaitu memiliki kualifikasi/klasifikasi usaha kecil dan bergerak pada bidang/subbidang Bangunan – bangunan non Perumahan lainnya termasuk perawatannya
3. Pelaksanaan Pengadaan
Pengadaan ini dilaksanakan secara elektronik dengan mengakses aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (aplikasi SPSE) pada alamat website LPSE: http://www.lpse.depkeu.go.id
4. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan:
Dapat dilihat pada website LPSE.
5. Dokumen Pengadaan diambil dalam bentuk softcopy melalui aplikasi SPSE
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.
Tanjung Redeb, Maret 2012
Panitia Pengadaan Barang/Jasa
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tanjung Redeb



Lain-Lain


JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia untuk ke-10 kalinya kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di posisi 6,5 persen. Hal itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Kamis (3/6/2010).
JAKARTA, KOMPAS.com - Cadangan devisa mengalami penurunan dibandingkan bulan April 2010 yang mencapai posisi tertinggi pada 78,6 miliar dollar AS. Berdasarkan siaran pers Bank Indonesia cadangan devisa per 31 Mei 2010 tercatat 74,6 miliar dollar AS atau turun 4 miliar dollar AS dibandingkan bulan lalu.
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat ekonomi Icsanuddin Noorsy mengkritik sikap pemerintah yang hanya mengajukan satu calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution, ke DPR. Noorsy, kepada tribunnews, Kamis (3/6/2010), menyatakan, meski tidak dilarang dalam undang-undang, tetapi pengajuan calon tunggal BI 1 menunjukkan miskinnya bangsa Indonesia memiliki para ahli di bidang moneter.
Jl. Milono No. 02 Tanjung Redeb / 77312
Tel: 0554-26818 Fax: 0554-26819 e-mail: info@kppn-tanjungredeb.net